Sabtu, 23 Julai 2016

CIRI-CIRI ULAMA' WARISATUL AMBIA, BUKAN ULAMA' AL-KEBAB**N BISSUE.

1) Apa itu Ulama' ?
2) Berapa jenis/type Ulama' ?
3) Apakah capacity seorang Ulama yang benar ?
4) Siapa Ulama' dibumi malaysia hari ini ?

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah mengatakan: “Mereka adalah orang-orang yang tidak menginginkan kedudukan, dan meminta-minta agar orang-orang walla padanya serta menolak - membenci segala bentuk pujian serta tidak menyombongkan diri atas seorang pun.”

Al-Hasan mengatakan: “Orang faqih adalah orang yang zuhud terhadap dunia dan cinta kepada akhirat, bashirah (berilmu) tentang agama (tauhid - ad-deen & i'ttiqad yang diredhai Allah - al-Islam) dan senantiasa dalam beribadah kepada Rabbnya.”

Dalam riwayat lain: “Orang yang tidak hasad kepada seorang pun yang berada di atasnya dan tidak menghinakan serta merendah-rendahkan orang lain serta orang yang ada di bawahnya dan tidak mengambil upah sedikitpun dalam menyampaikan ilmu Allah.” 

al-Yunan :
Tidak membacakan ayat-ayat Allah (al-Quran - hadis, sunnah, sirah) untuk tujuan duniawi - politik (jawatan, pangkat, kuasa, gaji, elaun, popularity, nama, gelar kekayaan)...

Tidak memutar belitkan maksud sebenar ayat-ayat Allah (al-Quran) serta tidak menyembunyikan ayat-ayat tertentu, kerana : "Jika dibacakan akan terkena pada batang hidung sendiri"...

Tidak Kufur (niat - tanpa lillaahi)-(amal - Kafir : engkar larangan Allah (al-Quran - hadis, sunnah, sirah) membacakan ayat-ayat Allah (al-Quran - hadis, sunnah, sirah) atas platform duniawi - politik (jawatan, pangkat, kuasa, popularity, nama, gelar, kekayaan)... kemudian pindah niat letak atasnama Allah - Lillaahi untuk menipu umat yang dhaif dalam perkara berkenaan.

Tidak berulang-ulang melakukan perkara yang dilarang Allah (al-Quran) - Kafir demi Kafir demi Kafir demi untuk mendapat kelebihan duniawi - politik (jawatan, pangkat, kuasa, gaji, elaun, popularity, nama, gelar, kekayaan duniasi) & bermegah-megah dengan anak pinak, harta benda, lembu kerbau, kambing kaldai, tapi dalam masa yang sama berpura zuhur kepada dunia dengan pura-pura berpenampilan serta berpakaina alim.

Tidak beri'ttiqad Syirik (yusyrik : tusyrik billaahi) terhadap hak-hak mutlak zat Allah dengan merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak-hak mutlak zat Allah dengan penoh Riya', Ujub, Sum'ah, Takabbur... kemudian zahir dengan cara, sifat, kata-kata, perbuatan "taksub : memuja diri sendiri - memuja berhala manusia berkupiah-serban, berjubah, berjanggut", "membersih, menyucikan serta menghapuskan dosa & maksiah kejahatan diri sendiri, kaum, puak, jama'ah, partinya"

Tidak berkata-kata terhadap zat Allah & hak-hak mutlak zat Allah, melainkan dengan perkataan yang benar dari petunjuk Allah (al-Quran - hadis, sunah, sirah)


" ULAMA ZAHIR (duniawi) ITU HIASAN BUMI DAN KERAJAAN DUNIA ".
" ULAMA BATIN (ukhrawi) ITU HIASAN LANGIT DAN ALAM MALAKUT. "
(Al-Imam Al-Ghazali)
/// 
Ab Sheikh Yunan.

Rabu, 13 Julai 2016

UMAT MELAYU WAJIB KENA TOLAK GOLONGAN SESAT AQIDAH (al-Iman - al-Ilmu) - PASIK & MUNAFIK.


SESAT - Pelakur KUFUR (niat)-(amal) KAPIR - engkar larangan Allah (al-Quran) berulang2, terbahagi kepada dua :
... Sesat golongan Pasik - Syaitan manusia
... Sesat golongan MUNAFIK - Iblis manusia.
Tidak Sesat (amal) anak Adam itu tanpa lebih dahulu Kapir (amal) engkar larangan Allah (alQuran) berulang2... & Tidak Kafir (amal) anak Adam itu tanpa lebih dahulu Kufur (niat) - tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah meliputi perkara kalimah bacaan al-Quran "ad-deen, al-islam, al-Iman & al-Ilmu".

(1) Bermula dengan KUFUR (niat - i'ttiqad) - Tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah pada perkara Agama (Ad-deen - Tauhid Uluhiyyah) : Ketuhanan (al-Islam - Tauhid Rububiyyah) - Dasar @ Pokok yang Empat (4) dalam Dua (2) pasangan meliput hakikat kalimah bacaan alQuran "Ad-deen (Tauhid Allah), al-Islam (Tauhid : I'ttiqad hak-hak mutlak Allah), al-Iman (Aqidah) & al-Ilmu (Syariat)"...maka putus lah hubungan dengan Allah & terlindung dari rahmat Allah serta jauh lagi dari redho Allah...(kemudian)...

(2) KAPIR (amal - cara, sifat, kata-kata, perbuatan) - engkar larangan Allah (alQuran) setelah niat yang KUFUR itu dilaksanakan dengan perbuatan (Cara, Sifat, Perbuatan, Kata-Kata) anggota jasad...

Senaraikan lah Cara, Sifat, Kata-Kata, Perbuatan KAFIR - engkar larangan Allah (alQuran) yang lakukan oleh PAS dalam perkara berkaitan dengan Agama (Ad-deen - Tauhid Allah) : Ketuhanan (al-Islam - Hak-Hak Mutlak Allah) & Politik... agar lebih cepat mengenal diri.

... Perbuatan Engkar PAS - KAFIR demi KAFIR demi KAFIR dan demi KAFIR sejak pulohan tahun membacakan ayat-ayat Allah (alQuran), Hadis, Sunnah, Sirah tanpa Lillaahi @ bukan semata-mata kerana Allah, sebalikNya kerana duniawi - politik (jawatan, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) itu lah golongan Sesat Petunjuk Allah (alQuran) - AQIDAH & SYARIAT YG SESAT terbahagi kepada dua (2) golongan :

1) PASIK - Golongan yang menjadikan perkara Agama (Ad-deen) : Ketuhanan (al-Islam) - serta Furuq (kecabangan) Aqidah (al-Iman) & Syariah (al-Ilmu) dengan membacakan ayat-ayat Allah (alQuran), Hadis, Sunnah, Sirah untuk kepentingan duniawi - politik (jawatan, pangkat, nama, popularity, gelar, kekayaan) hingga berlaku kerosakan hubungan silaturrahim antara sesama manusia - perbalahan : kecederaan, kematian, perceraian, putus silaturrahim sesama manusia & sesama sendiri...
- sesama mengaku bertauhidkan Allah (Ad-deen) maha Esa wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun (Ad-deen - Tauhid ULUHIYYAH).
- sesama mengaku berI'ttiqad dengan I'ttiqad yang diredhoi Allah terhadap hak-hak mutlakNya Islam (al-Islam - Tauhid RUBUBIYYAH).
- sesama mengaku berAqidah Islam - (al-Iman)
- sesama mengaku berSyariah Islam - (al-Ilmu)
- sesama membaca alQuran yang sama ditangan,
- sesama arah Kiblat,
- sesama bertutor dengan bahasa manusia yang sama,
- sesama zahir anggota jasad dari daki tanah Leluhoh yang sama - malaysia.

2) MUNAFIK - Golongan yang para (1)... hingga berlaku kerosakan hubungan antara manusia dengan Allah. Golongan Munafik juga adalah "golongan Sesat menghampiri Syirik".@ penyebab orang lain menjadi Syirik & Murtad.

SYIRIK :
- menanam kurafat pemujaan - taksub kepada berhala manusia
- memuji diri sendiri - memuji berlebihan - bodek
- menunjuk-nunjuk dalam Ibadah & amalan yang lain
- membersih & menyucikan diri sendiri

PAS bertanggong jawab memesongkan Tauhid Rububiyyah umat bani Melayu menjadi golongan Syirik yang dilaknati Allah "al-Yahud (yahuda - judas) - Haadu (cara, sifat, kata-kata, perbuatan) Yahudi bani Melayu - Non Muslim.

MURTAD :
- samakan (zat) Allah dengan tuhan umat tauhid yang lain
- samakan (zat) Allah dengan sifat manusia - bersila lendik...

PAS juga bertanggong jawab memesongkan Tauhid Uluhiyyah umat bani Melayu jadi golongan Mulhid (Atheist - Komunisme) - berbilang-bilang Tauhid Uluhiyyah (Pluralisme), kesamarataan Tauhid Uluhiyyah (Libralisme)

NOTE :
Golongan SESAT (Aqidah - al-Iman & Syariat - al-Ilmu) - Pasik & Munafik :
... Hancur lebur segala amal Ibadah & segala pahala amal kebenaran, kebaikan, kebajikan dialam jasad menjadi seperti debu yang diterbangkan angin kencang...
... Hanya pintu taubat sahaja masih terbuka,
... Ditamatkan anugerah hidup dalam keadaan Sesat - Pasik & Munafik adalah Neraka paling bawah.
Maka segera lah Bertaubat Nasuhah.

SIAPA SEBENARNYA GOLONGAN SESAT AQIDAH - PASIK & MUNAFIK DIBUMI MALAYSIA HARI INI ???

- Aku kah ?
- Kamu kah ?
- Mereka kah ?
- UMNO kah ?
- PAS kah ?

TANYA LAH PADA DIRI SETIAP DIRI SENDIRI... !!!
///
al-Yunan

SIAPA YANG KUFUR (niat - tanpa Lillaahi)-(amal) KAPIR - engkar larangan Allah (al-Quran) ?

Siapa sebenarnya yg menjadikan ayat-ayat Allah : القران & Hadis yg sudah tentu meliputi capacity @ kandungan kalimah yg empat (4) : الدين : الاءسلام serta الاءيمان : العلم dgn niat : i'ttiqad tanpa لله : اله - bukan semata-mata kerana Allah, itu lah golongan Kufur : كفر (niat : i'ttiqad), maka putus lah hubungan dengan الله & terlinding dari rahmat الله, dgn itu jauh lagi dari redho الله yg bermula dgn Islam : الاءسلام - لله : اله.
 
SIAPA YANG MENJADIKAN PERKARA AGAMA (احد : رب - الدين) POKOK KETUHANAN-1 & PERKARA I'TTIQAD YG DIREDHOI الله - ISLAM (الاءسلام - لله : اله) POKOK KETUHANAN-2, SERTA FURU' BAGINYA - FURU'-2 : AQIDAH (الاءيمان) dari FURU'-1 : SYARIAH - FIQH (العلم) dengan semua cabang ilmu bacaanNya - IQRA' SEBAGAI BAHAN, ALAT, MODAL MEREKA-CITA FITNAH UNTUK MENANAM KEBENCIAN SESAMA MANUSIA... APATAH LAGI SESAMA UMAT : BANGSA SENDIRI ???

KUFUR (niat-i'ttiqad : Qalbu) > (amal) KAFIR - engkar larangan Allah : القران
KUFUR lah sesiapa berniat @ berI'ttiqad hendak membaca... (belum baca lagi) ...ayat2 Allah (القران : الحاديث) bukan atas dasar لله : اله - semata-mata kerana الله, sebalikNya kerana lain dari لله : اله - semata-mata kerana Allah... (kerana Duniawi - Parti : jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan)...

KAFIR lah setelah NIAT YANG KUFUR itu dilaksanakan dgn Cara, Sifat, Kata-Kata, Perbuatan anggota jasad bersaksikan...

KAFIR - engkar larangan Allah (القران) bukan Non Muslim - ahli Syirik (اليهود, النصارا, الشعاءيه : الوههابي) & bukan juga المشرك - berhala : api/matahari : komunisme : atheis... tetapi berdosa...

KAFIR - Engkar larangan Allah (القران) bukan Syirik terhadap hak-hak mutlak (zat) الله yang menyebabkan gugur dari Islam (الاءسلام) menjadi Yahudi (اليهود - Haadu)... - Non Muslim. TETAPI KAFIR (amal) engkar larangan Allah (القران) itu adalah permulaan kepada hukum2 yang lain > SESAT - Pasik & Munafik > SYIRIK terhadap hak-hak mutlak (zat) Allah > MURTAD (berpaling tadah) dari tauhidkan (zat) Allah maha Esa wajib wujud hanya Satu - Ahadun, Wahidun.

al-Quran - Al-Baqaroh 2: 41 :
... dan berImanlah kamu dengan apa yang diturunkan (al-Quran) yang mengesahkan benarNya Kitab (al-kitab taurat, injiel & tidak terkecuali al-Quran) yang ada pada kamu, Jangan lah kamu menjadi orang yang mula KAFIR (engkar) kepadaNya (al-Quran - Allah)... Jangan pula kamu menjadikan ayat2Ku ( sebagai menukar-ganti, menggadai, menjual, bahankan, alatkan, sebabkan, alasankan) ayat2Ku untuk kelebihan yang sedikit nilaiNya (disisi Allah), dan kepada aku lah sahaja hendaklah kamu bertakwa.

al-Quran - an-Nahl 16: 95.
dan jangan lah kamu jadikan pesanan2 dan perintah Allah sebagai modal (alat, bahan, tukaran, gadaian, sebab, alasan) untuk mendapat keuntungan duniawi (politik - jawatan, pangkat, popularity, nama, gelar, kekayaan) yang sedikit, sesungguhNya apa yang ada disisi Allah (dari balasan baik), itu lah sahaja yang lebih baik bagi kamu, kalau lah kamu mengerti : mengetahui.
///
al-Yunan

Isnin, 11 Julai 2016

APAKAH SOLAT Pemimpin, ahli taksub - BUKAN ahli biasa PAS adalah SIA-SIA SAHAJA.


Syarat pertama wajib & sahnya solat, puasa, zakat, haji...dll adalah ISLAM (al-Islam : tauhid-2 @ pokok ketuhanan-2 @ I'ttiqad uluhiyyah - yakin kalbu yang diredhai Allah kerana tidak berlaku Syirik terhadap hak-hak mutlaknya - Allah) - bukan Yahudi (al-Yahud  : I'ttiqad  yahudiah - yakin kalbu yang dilaknati Allah kerana berlaku Syirik terhadap hak-hak mutlaknya - Allah) - non muslim... bukan sekadar bersyariat-Fiqh (al-Ilmu : Furu'-1) & beraqidah (al-Iman : Furu'-2) - yakin Akal yang merupakan Furu' (branch's) bagi Islam (al-Islam) sahaja.

PersoalanNya :
Apakah pemimpin, al-lebai kelaghoh & ahli taksub (bukan ahli biasa) PAS berI'ttiqad (yakin kalbu) dengan I'ttiqad yang diredhai Allah dengan tidak berlaku syirik terhadap hak-hak mutlak (zat) Allah ???

SesungguhNya bermulanya Syirik Khafi (samar : kecil) itu umpama semut hitam pada hamparan kain hitam yang wajib wujud tanpa zahir kelihatanNya, melainkan bagi mereka yang benar-benar mengerti akan keberadaannya. Kalau sudah berlaku syirik tanpa mengira syirik apa pun, maka wajib lah gugur : gelincir dari Islam (al-Islam)...

Bermulanya Syirik Khafi (samar : kecil) itu dari i'ttiqad (yakin kalbu) RIYA', UJUB, SUM'AH, TAKABBUR (merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan) bagi hak-hak mutlak (zat) Allah... kemudian zahir dengan cara, sifat, kata-kata, perbuatan anggota jasad - Syirik Qalbi : Jalli (terang : besar) "MEMUJA - taksub kepada diri sendiri & taksub kepada berhala manusia berkupaih-serban, berjubah & berjanggut... Padahal taksub semata-mata kepada Allah), MEMUJI - diri sendiri & memuji berlebihan - bodek... Padahal segala pujian hanya bagi Allah, MEMBERSIH & MENYUCIKAN diri sendiri, keturunan, kaum, puak, jemaah, partiNya... padahal tidak ada sesiapa pun yang berhak @ berkuasa untuk membersih & menyucikan dari aib/dosa serta maksiat/kejahatan diri melainkan Allah.

Rasulullah r bersabda :

 إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ 

“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah Syrik Kecil”, para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apa itu Syirik Kecil ? Rasulullah menjawab : “Riya’”. [HR. Ahmad]

 إِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ لاَ يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ

“Sesungguhnya Allah tidak menerima suatu amal (ibadah) & perbuatan kebenaran, kebaikan, kebajikan dialam jasad, kecuali yang murni dan hanya mengharap redho Allah”. [HR. Abu Dawud dan Nasa’i]

 Lawan daripada "ikhlas - redha" adalah "syirik - laknat" (menjadikan bagi hak-hak mutlak (zat) Allah tandingan/sekutu di dalam beribadah, atau beribadah kepada Allah tetapi juga kepada selain-Nya). Contohnya : riya’ (memperlihatkan amalan pada orang lain), sum’ah (memperdengarkan suatu amalan pada orang lain), ataupun ujub (berbangga diri dengan amalannya). Kesemuanya itu adalah syirik yang harus dijauhi oleh seorang hamba agar ibadahnya itu diterima oleh Allah 


Adalah amat jelas pemimpin & ahli taksub PAS telah berI'ttiqad (yakin Qalbu > Akal) Syirik (merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak-hak mutlak Allah) yang dilaknati Allah, Maka gugur lah I'ttiqad - niat (yakin qalbu) yang DIREDHOI Allah - Golongan "al-Islam - Islam" berpindah/bertukar menjadi golongan yang berI'ttiqad yang DILAKNATI Allah (kerana Syirik...Riya', menunjuk-nunjuk dengan membanding & merendah-rendahkan amalan orang lain) - Golongan "alYahud - Yahudi".- Non Muslim & Muslimah.

A047
Wahai orang-orang yang telah diberikan Kitab (Taurat : Injiel & tidak terkecuali al-Quran juga), berimanlah kamu dengan apa yang telah Kami turunkan (Al-Quran), yang mengesahkan Kitab-Kitab yang ada pada kamu (selama mana kamu tidak selewengkan - termasok al-Quran juga), sebelum Kami menyeksa dengan menghapuskan bentuk muka kamu (sehingga berubah menjadi rata - tidak bermulut, berhidung dan bermata), lalu Kami menjadikannya sama seperti rupa sebelah belakangnya, atau Kami melaknatkan mereka sebagaimana Kami telah melaknatkan orang-orang (dari kaum mereka - Yahudi) yang melanggar larangan bekerja pada hari Sabtu. Dan (ingatlah) perintah Allah itu tetap berlaku.
(An-Nisaa' 4:47

Janganlah jadikan al-Quran itu seperti perlembagaan yang dibahagi-bahagi, dibacakan mana-mana yang sesuai dengan kehendak napsu kamu, kemudian menyembunyikan - tidak dibaca sebahagian yang lain, kerana jika dibacakan akan terkena batang hidung kamu sendiri. Itu adalah perbuatan golongan yang dilaknati Allah "al-Yahud-Haadu" - Yahudi sejak dari zaman umat nabi Musa AS...

A048
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik (terhadap hak-hak mutlak (zat) Allah) mempersekutukanNya (dengan sesuatu apajua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya). Dan sesiapa yang mempersekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah (dengan sesuatu yang lain), maka sesungguhnya ia telah melakukan dosa yang besar.
(An-Nisaa' 4:48) 

... diharamkan syurga & diwajibkan neraka hingga mendapat syufaat & keampunan Allah - wajib neraka lebih dahulu, melainkan mereka-mereka yang sentiasa beristighfar & bertaubat serta taubatNya diterima Allah.

A049
Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang membersihkan (memuja : memuji : menyucikan) diri sendiri? (kaum, puak, jemaah, partinya, Padahal perkara itu bukan hak manusia) bahkan Allah jualah yang berhak membersihkan (memuja : memuji : menyucikan) sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya); dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasan mereka memberlakukan semata-mata lillaahi itu) sedikitpun.
(An-Nisaa' 4:49) 

A006
Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai orang-orang yang beri'ttiqad (dengan i'ttiqad dilaknati Allah "Haadu" - cara, sifat, kata-kata, perbuatan) Yahudi, kalau kamu anggap (i'ttiqad - yakin kalbu) bahawa kamulah sahaja orang-orang yang dikasihi Allah tidak termasuk umat-umat manusia yang lain, maka bercita-citalah hendakkan mati (dengan meminta : munajat kepada Allah supaya kamu dimatikan sekarang juga), jika betul kamu orang-orang yang benar!"
(Al-Jumu'ah 62:6) 

Untuk apa lagi hidup lebih lama, jika sudah layak syurga Allah, karang tergelincir... maka keneraka lah jawabnya... kan kan kan ???

A007  
Dan (sudah tentu) mereka (golongan Syirik : Yahudi : non muslim itu) tidak akan bercita-cita hendakkan mati itu selama-lamanya, dengan sebab dosa-dosa (syirik terhadap hak-hak mutlak (zat0 Allah) yang mereka telah lakukan; dan Allah sentiasa mengetahui (ghaib kalbu : akal & zahir) akan orang-orang yang zalim (diri sendiri) itu.
(Al-Jumu'ah 62:7)


Tapi kalau dah jahil murakab : jahil bertingkat-tingkat, nak buat macamana... kan kan kan ???
 
PersoalanNya :
Apakah Solat pemimpin, al-lebai kelaghoh, ahli taksub (bukan ahli biasa) PAS adalah Sah & diterima Allah sebagai Ibadah ?...
... atau hanya dapat tunggeng & menunggeng only ? ... kuk kik kuk kik...!!!

Para yang bergelar dengan berbagai "al... dihadapan nama masing-masing, tolong jawab mari nak kelih tengok & see !!!
kuk kik kuk kik

///
Ab Sheikh Yunan 
Cicit TG Tuan Padang III, kelantan 
Zuriat Sheikh Abdul Halim, Yunan 
Ex WO (YoS Anly SD) (B)

Khamis, 30 Jun 2016

MAKIN MENYERLAH BAPAK YAHUDI (al-Yahud) BANI MELAYU (bertaqiyyah) MENYAMAR ISLAM (al-Islam)...



Semangkin menyerlah Anjing Yahudi (al-Yahud - Haadu) bani melayu ini yang bertaqiyyah (berselindung : menyamar) disebalik Islam (al-Islam) ahlu sunnah wal-Jamaah - ASWJ.

... Hallooo ! bapak Yahudi bani melayu, kamu jawab ini : -


(*) Apakah Non Muslim Zimmi (warganegara negara Islam) pada mulaNya... kemudian menentang : menceroboh dengan sewenang-wenang terhadap perkara Dasar Agama : Ketuhanan yang Empat, dalam Dua pasangan. Dua POKOK : "ad-deen" (Agama - Rububiyyah) mewajibkan "al-Islam" (Islam - Uluhiyyah), serta Dua FURUQNYA (cabangan) "al-Iman" (Aqidah) mewajibkan "al-Ilmu" (syariah : syara' - Fiqh) dengan semua cabang IlmuNya itu... Pada sisi FIQH MANA... bahawa Non Muslim Zimmi itu TIDAK AKAN BERUBAH menjadi Non Muslim Harbi (musoh - penceroboh) sampai Qiamat ???.


(*) Sila kamu datangkan dalil2 al-Quran & hujah ilmiah untuk menyokong pandangan kamu itu ???
///

PENDIRIAN FIQH ISLAM TERHADAP NON MUSLIM...

GOLONGAN NON MUSLIM :-
... Terbahagi kepada Empat golongan :

1) Non Muslim "ahli Zimmah" : Non Muslim : kaum yang mendapat jaminan Allah dalam hak & hukum (undang2) negara. Terhadap golongan ini diberlakukan hukum & hak yang sama dengan kaum Muslim. Hak2Nya tidak boleh dilanggar : dikurangi : dinafikan, meliputi politik, ekonomi, sosial, ketenteraan (mereka berhak - bertanggung jawab memikul senjata), pengajaran, pendidikan & lain2 hak yang bersangkutan dengan warganegara terhormat. Mereka mempunyai hak yang penoh sebagaimana yang dimiliki oleh kaum Muslimin. Adapun mengenai ibadah terserah kepada mereka sendiri, mereka berhak beramal & belajar menurut Agama & keyakinan mereka sendiri, sesekali tidak boleh diganggu atau dikurangi.

2) Non Muslim "Musta'man" : penganut Agama lain yang memohon perlindungan keselamatan & keamanan terhadap diri serta harta benda mereka. Pada golongan ini tidak diberlakukan hak & hukum bernegara (undang2 tetap dikuatkuasakan). Diri & harta benda mereka wajib dilindungi dari segala yang akan membahayakan selama mereka masih berada dalam perlindungan kita.
(pelarian - pemastautin tetap bukan warganegara).

3) Non Muslim "Mua'ahadah" : Perjanjian damai & persahabatan antara negara lain yang bukan negara Islam, samaada disertai dengan perjanjian akan tolong menolong, bela-membela, atau tidak.
(negara sahabat - bukan negara Islam).

Note : Ketiga-tiga golongan Non Muslim (bil 1 - 3) tidak boleh dimusohi, bahkan HARUS diperlakukan sebagai sahabat karib.

4) Non Muslim "Harbi" - Musoh, Yaitu pemelok Agama lain yang mengganggu keamanan & ketenteraman, bersifat zalim - menzalimi atau melakukan penginayaan, suka menghasut serta mencari2 takwil untuk membuat fitnah, mengacau pada perkara bukan hakNya, dan memaksa umat (dengan apa cara, sifat, kata-kata, perbuatan) meninggalkan Agama Tauhid (ad-deen) serta I'ttiqad diredhai Allah Islam (al-Islam) atau menghalang dari mengamalkanNya. Terhadap golongan Non Muslim Harbi ini dianggap musoh, kita diizinkan melawan (menentang dengan segala hujah/tidak menyokong & mengundi...), mengangkat senjata (bersyarat), mengumumkan perang (antara negara - bersyarat) terhadap mereka selama mana perbuatan mereka yang keji itu masih mereka lakukan, hingga tercapai keamanan & kesentosaan bagi setiap penganut Agama Tauhid (ad-deen), I'ttiqad yang diredhai Allah Islam (al-Islam) serta FuruqNya - Aqidah (al-Iman) dan Syariah (al-Ilmu), sehingga dapat tegak berdiri tidak diganggu gugat, difitnah (dengan sifat, cara, kata-kata, perbuatan) lagi oleh pengacau & perosak itu.

(*) SIAPA DAP DISISI ALLAH (al-Quran) ?... yang menentang apa saja berkaitan dengan perkara berkaitan dengan (hakikat) kalimah bacaan al-Quran "ad-deen" (Agama) yang mewajibkan "al-Islam" (Islam) serta FuruqNya (cabangan) "al-Iman" (Iman - Aqidah) mewajibkan "al-Ilmu" (al-Ilmu - syariah, syara' - Fiqh) dengan semua cabang ilmuNya...
///
BieJey (BJ)

Isnin, 27 Jun 2016

PENDIRIAN FIQH ISLAM TERHADAP NON MUSLIM.

GOLONGAN NON MUSLIM :-

... Terbahagi kepada Empat golongan :

1) Non Muslim "ahli Zimmah" : Non Muslim : kaum yang mendapat jaminan Allah dalam hak & hukum (undang-undang) negara. Terhadap golongan ini diberlakukan hukum & hak yang sama dengan kaum Muslim. Hak-haknya tidak boleh dilanggar : dikurangi : dinafikan, meliputi politik, ekonomi, sosial, ketenteraan (mereka berhak - bertanggung jawab memikul senjata), pengajaran, pendidikan & lain-lain hak yang bersangkutan dengan warganegara terhormat. Mereka mempunyai hak yang penoh sebagaimana yang dimiliki oleh kaum Muslimin (melainkan perkara yang telah diputuskan oleh perlembagaan dengan konsensus yang telah dipersetujui bersama - hak bumiputera & hak keistimewaan melayu). Adapun mengenai ibadah terserah kepada mereka sendiri, mereka berhak beramal & belajar menurut Agama & keyakinan mereka sendiri, sesekali tidak boleh diganggu atau dikurangi.


2) Non Muslim "Musta'man" : penganut Agama lain yang memohon perlindungan keselamatan & keamanan terhadap diri serta harta benda mereka. Pada golongan ini tidak diberlakukan hak & hukum bernegara (undang-undang tetap dikuatkuasakan). Diri & harta benda mereka wajib dilindungi dari segala yang akan membahayakan selama mereka masih berada dalam perlindungan kita.
(pelarian - pemastautin tetap bukan warganegara).

3) Non Muslim "Mua'ahadah" : Perjanjian damai & persahabatan antara negara lain yang bukan negara Islam, samaada disertai dengan perjanjian akan tolong menolong, bela-membela, atau tidak.
(negara sahabat - bukan negara Islam).

Note : Ketiga-tiga golongan Non Muslim (bil 1 - 3) tidak boleh dimusohi, bahkan harus diperlakukan sebagai sahabat karib.

4) Non Muslim "Harbi" - Musoh, Yaitu pemelok Agama lain yang mengganggu keamanan & ketenteraman, bersifat zalim - menzalimi atau melakukan penginayaan, suka menghasut serta mencari-cari takwil untuk membuat fitnah, mengacau pada perkara bukan haknya, dan memaksa umat (dengan apa cara, sifat, kata-kata, perbuatan) meninggalkan Agama Tauhid (الدين) serta I'ttiqad diredhai Allah Islam (الاءسلام) atau menghalang dari mengamalkannya...

Terhadap golongan Non Muslim Harbi ini dianggap musoh, kita diizinkan melawan (menentang dengan segala hujah/tidak menyokong & mengundi...), mengangkat senjata (bersyarat), mengumumkan perang (antara negara - bersyarat) terhadap mereka selama mana perbuatan mereka yang keji itu masih mereka lakukan, hingga tercapai keamanan & kesentosaan bagi setiap penganut Agama Tauhid (الدين), I'ttiqad yang diredhai Allah Islam (الاءسلام) serta Furu"Nya - Aqidah (الاءيمان) dari Syariah-Fiqh (العلم), sehingga dapat tegak berdiri tidak diganggu gugat, difitnah (dengan sifat, cara, kata-kata, perbuatan) lagi oleh pengacau & perosak itu.

(*) SIAPA DAP DISISI ALLAH (القران) ?... yang menentang apa saja berkaitan dengan perkara (hakikat) kalimah bacaan al-Quran "الدين" (Agama) yang mewajibkan "الاءسلام" (Islam) serta Furu"Nya (cabangan) "الاءيمان" (Iman - Aqidah) mewajibkan "العلم" (al-Ilmu - syariah, syara' - Fiqh) dengan semua cabang ilmuNya...
///
Ab Sheikh Yunan.

Jumaat, 24 Jun 2016

JANJI ALLAH TERHADAP KEMUSNAHAN GOLONGAN (berI'ttiqad dilaknati Allah) YAHUDI (al-Yahud - Haadu) - SYIRIK : Non Muslim..

Allah Ta'ala berfirman:

Allah Ta'ala berfirma
وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا

"Dan telah Kami tetapkan bagi Israil (merujuk kepada zuriat Yehuda) dalam al-Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerosakan di muka bumi dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan (ujub, riya' suma'ah, takabbur) kesombongan yang besar”. (QS. Al-Isra: 4)

Kejahatan Yahudi disebabkan sifat dengki mereka:

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ


“Sebagian besar Ahli Kitab (Yahudi) menginginkan sekali agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran - keengkaran (Syirik - merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak-hak mutlak zat Allah) setelah kamu beriman, kerana kedengkian yang timbul dari diri mereka sendiri setelah nyata bagi mereka kebenaran......". (QS. Al-Baqarah: 109)

Kejahatan mereka yang pertama terjadi pada zaman Nabi Ya’qub, moyang mereka. Mereka berkeinginan menyingkirkan saudaranya sendiri, Yusuf yang berakhlaq mulia agar mereka lebih disayangi bapaknya. (QS.Yusuf: 7-18). 

Kegemaran mereka membunuh para Nabi dan Rasul seperti membunuh Nabi Yahya secara kejam iaitu memenggal lehernya dan kepalanya diletakkan di dulang emas. Nabi Zakaria juga dibunuh secara kejam, iaitu dengan digergaji tubuhnya. Kedua-dua pembunuhan ini terjadi pada zaman pemerintahan raja Herodes. Mereka juga gemar membunuh orang-orang yang beriman.

إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآَيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir (engkar Syirik : Yahudi (al-Yahud), Syiah (Syaieyah) kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa alasan yang benar, dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka berikanlah mereka dengan seksaan yang pedih". (QS. Ali Imran: 21)

Nabi Isa pun tidak terlepas dari rancangan jahat mereka, akan tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkannya. “Dan kerana ucapan mereka: Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih Isa ibnu Maryam Rasul Allah”. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh dan salib itu ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka (Yudas Iskaryot). Sesungguhnya orang yang berselisih faham tentang (pembunuhan Isa) benar-benar dalam keraguan tentang (yang dibunuh) itu, kecuali mengikuti tekaan sahaja, mereka tidak yakin bahawa yang mereka bunuh itu Isa”. (QS. An-Nisa’: 157).

 
Zu Nuwas adalah seorang raja Yahudi Najran di Yaman yang sangat fanatik, tidak ingin ada agama lain di daerah kekuasaannya. Alkisah ada sekelompok pengikut Nabi Isa yang setia (Nasrani), telah sampai ke pengetahuan pegawai kerajaan. Lalu mereka dipaksa murtad dan masuk Yahudi, siapa yang engkar akan dibakar hidup-hidup. Raja Zu Nuwas memerintahkan pasukannya untuk menggali parit dan menyiapkan kayu bakar, yang akan digunakan untuk membakar umat Nasrani yang tidak mahu keluar dari islam (murtad). Kejadian ini ada diceritakan di dalam Al-Qur’an: "Binasalah orang-orang yang membuat parit, yang menyalakan api dengan kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka lakukan terhadap orang-orang beriman. Dan mereka tidak menyeksa orang-orang mukmin itu, melainkan kerana orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Berkuasa lagi Maha Besar". (QS. al-Buruj: 4-8)

Dipendekkan cerita, kejahatan Yahudi pada zaman Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam-pun tak kurang kejamnya. Yahudi Bani Qainuqa' adalah Yahudi pertama yang mengingkari janjinya dengan Rasulullah, puncanya adalah apabila  seorang muslimah yang datang ke pasar mereka telah diganggu. Sedang dia duduk di hadapan seorang tukang menjual barang perhiasan , mereka merayunya agar membuka tudung yang dipakainya namun ia menolak. Lalu si tukang tersebut menarik hujung baju si wanita dan mengikatkannya ke punggung wanita tadi, ketika berdiri ternampaklah auratnya, lalu mereka mentertawakannya.Wanita itu pun menjerit meminta tolong. Seorang lelaki muslim yang mendengarnya lalu menendang si tukang tersebut dan membunuhnya. Melihat kejadian itu orang-orang Yahudi mengerumuninya, dan beramai-ramai membunuh lelaki muslim tersebut. Mendengar berita kematian lelaki itu, maka keluarganya menuntut agar orang-orang Yahudi bertanggung jawab ke atas kematiannya. Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang bersama para sahabat mengepung mereka selama 15 malam. Atas perintah beliau mereka telah di  hukum supaya  meninggalkan Madinah.

Yahudi Bani Nadhir melakukan pengkhianatan yang kedua. Sewaktu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pergi ke perkampungan Yahudi bani Nadhir untuk meminta diyat (denda) dua orang muslim yang terbunuh dari Bani Amir, yang melakukan pembunuhan adalah Amr bin Umayyah Ad-Dhimari, seorang Yahudi. Permintaan itu diajukan kerana terdapat ikatan perjanjian persahabatan antara Rasulullah dengan mereka. Ketika beliau datang mengutarakan maksud kedatangannya, mereka berkata: “Baik wahai Abu Qasim! kami akan membantumu dengan apa yang engkau inginkan.”

Pada saat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam duduk bersandar di dinding rumah mereka, kemudian mereka saling berbisik, kata mereka: “Kita tidak pernah melihat Rasulullah keseorangan tanpa ditemani sesiapa,ini adalah peluang kita untuk membunuhnya.Mereka merancang agar salah seorang dari mereka naik ke atas bumbung rumah dan menjatuhkan batu besar keatas beliau”, dan untuk tugas ini diserahkan kepada Amr bin Jahsy bin Ka’ab. Lantas dia naik ke atas rumah bagi melaksanakan rancangan pembunuhan ini, tetapi Allah melindungi Rasul-Nya dari rancangan jahat orang-orang Yahudi tersebut dengan mengirimkan berita melalui Malaikat Jibril tentang rancangan jahat itu. 


Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bergegas pulang ke Madinah, dan memberitahukan kepada para sahabatnya tentang usaha rancangan jahat tersebut. Beliau memerintahkan para sahabatnya untuk bersiap-siap pergi menyerang mereka. Ketika orang Yahudi Bani Nadhir mengetahui kedatangan pasukan Rasulullah, mereka pergi berlindung di balik benteng. Pasukan Islam mengepung perkampungan mereka selama 6 malam, beliau memerintahkan untuk menebang pohon kurma mereka dan membakarnya. Kemudian Allah memasukkan rasa gentar dan takut di hati mereka, sehingga mereka memohon izin kepada Rasulullah untuk keluar dari Madinah dan memohon maaf kepada baginda. Mereka juga meminta izin untuk membawa harta seberat yang mampu dipikul unta-unta mereka kecuali senjata, dan Rasulullah pun mengizinkannya.

Peristiwa ini ditulis di dalam Al-Qur’an:


هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِأَوَّلِ الْحَشْرِ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُوا وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ

"Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka bahawa mereka akan keluar dan mereka pun yakin bahawa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari seksaan Allah, maka Allah mendatangkan kepada mereka hukuman dari arah yang mereka tidak sangka. Dan Allah menanamkan ketakutan di dalam hati mereka, dan memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah kejadian itu untuk menjadi pengajaran wahai orang yang mempunyai pandangan". (QS. al-Hasyr: 2)

Yahudi Bani Quraizhah melakukan pengkhianatan yang ketiga. Mereka membentuk pasukan pakatan (al-Ahzab), antara pasukan musyrik (penyembah berhala) dan pasukan Yahudi (syirik). Suku Quraisy dipimpin Abu Sufyan ibnu Harb, suku Gathafan di bawah pimpinan Uyainah ibnu Hushn, suku bani Murrah di bawah pimpinan Harits ibnu Auf dan suku-suku yang lain, sementara pasukan Yahudi bani Quraizhah akan menyusul dari belakang. Peperangan Al-Ahzab itu betul-betul menyesakkan dada kaum muslimin yang terkepung, apalagi tindakan golongan munafik yang membuat goyah pasukan Islam. 


Berkat kesabaran kaum muslimin, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala mengirim pasukan Malaikat dengan mendatangkan serangan berupa angin taufan dan guruh kilat yang memporak-perandakan pasukan pakatan. Mereka menjadi kucar-kacir, dan pulang ke tempat masing-masing dengan membawa kekalahan. Tinggallah Yahudi Bani Quraizhah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengumumkan kepada pasukan Islam: “Bagi mereka yang mahu mendengar dan taat agar jangan solat asar kecuali di perkampungan Bani Quraizhah.”

Kaum muslimin langsung bergerak menuju perkampungan Yahudi Bani Quraizah, dan mengepung mereka selama 25 malam. Orang-orang Yahudi tersebut benar-benar berada dalam ketakutan, lalu memohon kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar memberikan izin kepada mereka untuk keluar, sebagaimana yang beliau lakukan kepada Yahudi Bani Nadhir. Beliau menolak permohonan mereka, kecuali mereka keluar dan taat pada keputusan beliau. Kemudian Rasululah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyerahkan keputusan atas mereka kepada Sa’ad ibnu Mu’adz pemimpin suku Aus. Keputusan telah ditetapkan iaitu: kaum lelaki dewasa ditahan, harta dirampas, anak-anak dan wanita menjadi tawanan. Hukuman terhadap pengkhianatan Bani Quraizhah lebih berat dari pada Bani Qainuqa' dan Bani Nadzir, kerana kesan dari pengkhianatan mereka hampir saja meruntuhkan moral kaum muslimin dan membahayakan nyawa mereka semua.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا وَجُنُودًا لَمْ تَرَوْهَا وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا إِذْ جَاءُوكُمْ مِنْ فَوْقِكُمْ وَمِنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ الْأَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِاللَّهِ الظُّنُونَا هُنَالِكَ ابْتُلِيَ الْمُؤْمِنُونَ وَزُلْزِلُوا زِلْزَالًا شَدِيدًا

"Hai orang-orang yang beriman ingatlah akan nikmat Allah kepadamu, ketika datang kepadamu tentera-tentera, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin taufan dan tentera yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan. Iaitu ketika datang (musuh) dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatanmu dan hatimu naik menyesak sampai ke tekak, dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam prasangka disitulah diuji orang-orang mukmin, dan digoncangkan hatinya dengan goncangan yang sangat". (QS. al-Ahzab: 9-11)

Kehancuran Yahudi (golongan syirik tanpa mengira bangsa manusia mana pun.

Secara keseluruhan Al-Qur’an menceritakan kehancuran Yahudi, seperti firman-Nya:

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآَخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا

"Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan Israel - Yehuda : Jew's) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang Islam di bawah pimpinan Imam Mahdi) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam Masjid (Al-Aqsha), sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama, dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa yang mereka kuasai”. (QS. Al-Isra’: 7)

Sejak 1948 Yahudi merampas tanah Palestina. Dan sejak 2006 sampai sekarang mereka menyekat kebebasan Gaza. Sehingga sekitar 1,5 juta jiwa muslim terkurung rapat dari dunia luar. Berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu mereka selalu digagalkan oleh Israel, termasuk misi kemanusiaan yang baru saja diserang pasukan komando Israel di perairan Gaza (Laut Mediterania). Tidak ada kekuatan di dunia ini yang mampu menghentikan kebiadaban Israel. Pengepungan dan pemenjaraan beramai-ramai oleh penjajah Israel dengan pembangunan tembok pemisah dimulai 16 Jun 2002 di Tepi Barat dengan dalih untuk keselamatan. Panjang tembok tersebut mencapai 721 km sepanjang Tepi Barat, tinggi 8 meter sehingga mengasingkan tanah pertanian milik penduduk Palestina yang ditanami berbagai buah, seperti anggur dan zaitun. Hal ini mengakibatkan ekonomi Palestina terburuk. Pengepungan ini sudah diramalkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

"Hampir tiba masanya tidak dibolehkan masuk (embargo) kepada penduduk Iraq meski hanya satu qafiz makanan dan satu dirham," Kami bertanya dari mana larangan itu? Beliau menjawab: "Dari orang-orang asing yang melarangnya." Kemudian berkata lagi: "Hampir tiba masanya tidak diperbolehkan masuk (sekatan) kepada penduduk Syam (Palestina) meski hanya satu dinar dan satu mud makanan." Kami bertanya: "Dari mana larangan itu? Beliau menjawab: Dari orang-orang Romawi." (HR. Muslim)

Siapa kekuatan yang mampu menghancurkan Israel? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: “Akan muncul dari Khurasan (Afghanistan) bendera-bendera hitam, maka tidak ada seorang pun yang mampu mencegahnya, sehingga bendera-bendera itu di naikkan di Eliya (al-Quds)“. (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nu’aim bin Hammad). 

Kehancuran Israel bererti kiamat telah dekat, sehingga banyak orang mempertahankan kewujudan Negara Israel tersebut, namun janji Allah dan Rasul-Nya pasti akan terlaksana:

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, sampai-sampai orang Yahudi berlindung di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon tadi akan berbicara; Wahai orang Islam, hai hamba Allah! di belakangku ada orang-orang Yahudi, kemarilah, bunuhlah dia, kecuali pohon Ghorqod, sebab ia itu sungguh pohonnya Yahudi”. (HR. Ahmad)

“Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah, inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shahih-nya (2922)].

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Dalam hadis ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, seperti berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadis ini (menunjukkan) bahawa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Fathul Bari (6/610)]. 

Wallahu a’lam.

///
Ab Sheikh Yunan.

TIDAK MUTLAQ & BERSYARAT...

HUKUM TIDAK PERNAH BERUBAH... Apa yg pernah dikatakan Haji Hadi ini tidak Mutlaq & bersyarat dengan pertimbangan bagi menghindari kem...